Argentum Tidur Kelelahan

image

oleh: maucaridika
Cerita berawal dari setelah shalat ashar di masjid belel, Saya lihat Ag kho main “pecle”, padahal disampingnya tergelatak sepeda punya dia.

Emang tergelatak sih seolah rongsok, ban depan belakang kempes, roda kecil penyangga yang kiri usah hancur, yang kanan agak mending, cat udah memudar, selintas memang rongsok.

Saya ambil itu sepedanya, saya pompa, roda kecil penyangga kiri dilepas, yang kanan hanya dicopot karetnya aja. Beres sudah sepeda siap dipacu.

Ag belum pernah belajar sepeda, sore itu Saya ajarin semuanya, mulai dari cara injak pedal, jaga keseimbangan hingga cara menggunakan rem.

Pertama miring kanan, sesekali miring kiri hampir jatuh. Ag terus disemangati, terlihat semakin lancar.

Hari berangsur gelap, dilepaslah roda kanan, awalnya Ag tidak bisa memulai maju, tapi semakin Ag berusaha, akhirnya bisalah Ag maju dengan lancar tanpa bantuan roda penyangga.

Subhanallah, dengan ijin Allah, Ag yang belum pernah belajar sepeda, tidak sampai hitungan jam, bisa lancar mengendarai sepeda, walaupun masih terlihat goyang untuk menjaga keseimbangan.

Photo di atas, itu sesaat setelah Ag selesai bersepeda, lelah dan akhirnya tidur dengan pulas. Semoga cerita ini jadi inspirasi bahwa dengan latihan dan dukungan, semua bisa dijalani hingga berhasil.

Author: maucaridika

married men

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s